24
Feb
09

Awas Data Pribadi Anda Disalahgunakan Orang Lain!!

siang tadi pada pukul 10.43 wib, ibuku bercerita bahwa beliau telah dihubungi oleh seseorang yang mengaku karyawan dari Bank Mandiri. orang itu mengabarkan bahwa ibuku memenangkan hadiah berupa Kartu Kredit dari Bank Mandiri (kartu kredit jadi hadiah?). karena ibuku sedang berada di dalam kendaraan, maka beliau menyarankan karyawan tersebut menelponnya kembali di sore hari. namun sebelum pembicaraan berakhir, karyawan Bank Mandiri itu mengkonfirmasikan data-data pribadi beliau dengan data-data yang ada padanya. poin-poin yang dikonfirmasikan adalah nama, alamat, tanggal lahir, dan nama ibu gadis ibu kandung (terdengar mencurigakan bukan? detil sekali data yang dimiliki..)

setelah mendengarkan cerita tersebut, aku berinisiatif menyelidiki kebenaran kabar hadiah tersebut. langkah pertama aku coba lacak nomer telpon yang digunakan oleh si karyawan. dia menelpon menggunakan nomer +62 21 25515000 (nomer yang cantik). aku gunakan yellow pages dan layanan 108. dari 108 tidak ada hasil karena call center telkom ini sepertinya kekurangan operator sehingga tidak ada yang menjawab. dari yellow pages juga tidak ada keterangan yang memuaskan.

akhirnya, aku telpon Call Mandiri 14000. diterima oleh Fatan. sayangnya, Fatan juga tidak bisa memberikan petunjuk yang pasti  karena kurangnya data. dari cerita ibuku tadi tidak ada data nama penelpon dan dari Bank Mandiri cabang mana.  dari Fatan tadi hanya menyebutkan kalau saat ini program hadiah dari Bank Mandiri bagi nasabah tabungan hanya ada Mandiri Fiesta. dan jika memang ibuku memenangkan undian tersebut maka bisa di cek kebenarannya ke Bank Mandiri tempat ibuku membuka rekening beliau. penyelidikan pun berhenti sampai disini.

sore harinya sekitar pukul 17.04, ibuku ditelepon lagi oleh karyawan Bank Mandiri. namun pada saat itu ibuku tidak menjawab panggilan dan mengalihkannya ke nomer telponku. aku jawab panggilan telpon tersebut. aku coba menggali informasi tentang si penelpon. aku ketahui nama si penelpon yang mengaku sebagai karyawan Bank Mandiri tersebut adalah Winky. dia karyawan bagian kartu kredit dan berkantor di Bank Mandiri Pusat beralamat di jalan Sudirman (bukannya kantor pusatnya Bank Mandiri ada di Plaza Mandiri yang di Gatot Subroto?). dia juga mengatakan bahwa ibuku memenangkan hadiah berupa kartu kredit dari Bank Mandiri. aku mencoba bertanya beberapa hal lain namun dia menolak menjawab. dia bersikeras untuk mengkonfirmasikan data-data ibuku dan berbicara secara langsung dengan beliau. akhirnya dengan berbagai alasan aku sarankan dia menelpon kembali satu jam lagi.

setelah pembicaraan putus, aku hubungi kembali Call Mandiri dan dijawab lagi oleh Fatan. aku sebutkan data-data tentang Winky yang telah kuperoleh namun kembali tidak ada info yang bisa didapat dari Fatan. dia hanya membantu menyambungkan ke bagian pelayanan pelanggan kartu kredit. di bagian pelayanan pelanggan kartu kredit, panggilan telponku diterima oleh Ussy.

dari Ussy aku mendapatkan informasi bahwa kartu kredit mungkin saja diberikan kepada pelanggan tertentu sebagai hadiah. merasa (dan mengetahui dengan pasti) bahwa ibuku tidak pernah mengajukan aplikasi kartu kredit, aku tegaskan kepada Ussy bahwa kami sekeluarga sangat memegang teguh komitmen untuk tidak menggunakan kartu kredit sehingga dapat dipastikan bahwa ibuku akan menolak hadiah kartu kredit tersebut. aku juga sampaikan bahwa kami sekeluarga sebagai nasabah Bank Mandiri sangat keberatan data-data pribadi kami digunakan tanpa persetujuan langsung dari kami.

hal-hal yang menjadi catatan dari kejadian ini adalah:

  1. data pribadi nasabah Bank Mandiri dapat dengan mudah diambil dan dipergunakan oleh  karyawan Bank Mandiri tanpa perlu mendapat persetujuan nasabah bersangkutan.
  2. ada sistem sharing data yang tidak terkendali di lingkungan internal Bank Mandiri.
  3. sales marketing Bank Mandiri kurang memperhatikan etika dalam memasarkan produknya.

belakangan aku mengetahui dari sumber internal PT Telkom yang menginformasikan bahwa nomer telpon dengan prefix 255-xxxxx adalah nomer telpon khusus bagi pelanggan “kelas berat”. prefix 255-xxxxx tersebut hanya diberikan kepada pelanggan-pelanggan tertentu yang memiliki tagihan besar. umumnya yang menggunakan prefix tersebut adalah perusahaan-perusahaan besar atau bank. jaringan yang digunakan adalah jaringan CCN (Corporate Care Network), sebuah sistem jaringan yang memiliki keandalan (reliability) tinggi. reliability ini didapat dari ukuran bandwidth lebih lebar dengan jumlah pelanggan tertentu saja(terbatas) dengan penanganan gangguan terhadap jaringan yang sangat istimewa. sentral telepon utamanya berada di STO Semanggi II. sentral tersebut berada di belakang gedung Grha Citracaraka Jln. Jend. Gatot Subroto.


2 Responses to “Awas Data Pribadi Anda Disalahgunakan Orang Lain!!”


  1. 1 timothy
    July 18, 2009 at 12:00 pm

    kasusnya sama kaya gw bro… trus kelanjutanya gmn nih? dia ada telp atau ganggu atau pake data pribadinya buat yg aneh2 gak yah? jd serem gw….


Leave a Reply




RSS sddq

  • sddq fiuh, akhirnya sampe ktr jg stlh dengerin 1x nidji + 2x sherinamunaf..
  • sddq @ cheese cake factory.. Who want some cakes?
  • sddq bilang semua perhatian tertuju pada drama sinetron KPK vs Polisi. ga ada yg peduli sama PLN yg semena2 mem-blackout pelanggan tanpa kompensasi.
  • sddq tes.. tes.. tes..
  • sddq Ber-weekend di bandung sama keluarga mencari suasana baru
  • sddq Kangen saat mengobrol sambil minum green tea latte..
  • sddq Hmm.. Cuma rumah gw doang yg blackout.. PLN sentimen nih...
  • sddq Sekarang semua harus pake credit card. Kalo bisa bayar tunai kenapa harus ngutang? Brengsek!!
  • sddq Can't wait to have quality time with her..
  • sddq Mario teguh punya twitter ngga ya? Ada yg tau?

Blog Stats

  • 3,076 hits